Pembangunan di Kota Bandung Dominan Pembangunan Fisik
PEMBANGUNAN di Kota Bandung lebih dominan ke arah pembangunan fisik daripada mental spiritual. Karenanya, menurut Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial, pembangunan kota Bandung sudah melenceng.

"Dalam membangun suatu peradaban kota mesti ada dukungan dan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat," katanya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Selasa (31/5/2016).

"Pembangunan pada prinsipnya ada dua, yaitu pembangunanfisik dan pembangunan mental spiritual. Ketika fisik sudah coba kami bangun, seperti taman-taman. Tetapi, mental spiritual menurut saya masih kurang di Kota Bandung ini," imbuh Oded dikutip Tribun Jabar.

Ode menyatakan, kondisi Taman Film dan Taman Jomblo berada jauh dari masjid tidak menjadi masalah. Namun, ketika keberadaan taman alun-alun Bandung yang berada dekat dengan masjid, banyak orang yang masih mengabaikan panggilan adzan untuk menyegerakan ibadah shalat.

Ketua MUI Kota Bandung, KH Miftah Faridl, mengungkapkan, pihaknya selalu berkonsisten mendukung dan membantu pemerintah, guna memperbaiki kualitas umat.

"MUI masih tetap melakukan evaluasi secara komprehensif, khususnya dalam membangun situasi sosial yang agamis, dan MUI Kota Bandung tetap berkomitmen mewujudkan Bandung agamis sebagai pilar penting dalam meraih Bandung juara. MUI juga tetap mengelola agenda Bandung yang agamis bersama pemerintah kota," ujarnya.*