Stadion GBLA Jadi Ajang Balap Liar, Polisi Diharapkan Bertindak Tegas
Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) jadi ajang balap liar sepeda motor knalpot bising. Anak-anak 'alay' diduga anggota geng motor atau calon anggota geng motor beraksi mengganggu ketenangan warga sekitar stadion khususnya sore dan malam hari.

Aksi balap liar sejauh ini dibiarkan oleh warga sekitar karena masih percata polisi akan melakukan razia atau menertibkannya. Jika warga sekitar yang bertindak, urusannya bisa 'rame' karena akan main hakim sendiri dengan kemungkinan membakar sepeda motor mereka dan membinasakan pembalap liarnya dengan kejam.

Aksi balap liar biasanya terjadi ketika cuaca cerah pada sore hari, bahkan malam hari. Pihak kepolisian dari Polsekta Gedebage memang sering melakukan razia, namun balap liar selalu muncul lagi ketika polisi tidak melakukan patroli.

Ironisnya, di kompleks Griya Cempaka Arum (GCA) banyak polisi dan tentara. Namun, mereka tampak diam atau menahan diri untuk bertindak, karena masih percaya polisi tidak akan tinggal diam dengan aksi balap liar yang memanfaatkan jalan mulus di sekeliling Stadion GBLA.

Stadion GBLA juga dekat dengan Mapolda Jabar. Suara bising pebalap liar juga bisa didengar oleh polisi di Mapolda.

Para pebalap liar ini umumnya remaja tanggung, usia SMP dan SMA, yang diduga calon anggota geng motor bahkan anggota geng motor yang kerap melakukan aksi kejahatan malam hari di kota Bandung.

Polisi diharapkan tidak tinggal diam dan mengantisipasi balap liar ini dengan baik, tidak perlu menunggu insiden razia oleh warga sekitar yang bisa berakibat fatal dengan pembakaran sepeda motor dan penyiksaan sadis terhadap para pebalapnya.*

Catatan: tulisan di atas kirim warga sekitar stadion yang merasa geram dengan gangguan kebisingan balap liar di sekitar Stadion GBLA. (Admin).*