Emral dan Djanur Ungkap Peran Umuh Muchtar di Persib Bandung
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, kerap dituding menjadi biang keladi keterpurukan Maung Bandung. 

Umuh dituduh terlalu ikut campur urusan pelatih, bahkan sampai soal masalah pemilihan pemain yang diturunkan, sehingga kebebasan pelatih terkekang.

Bahkan, eks penyerang Persib, Carlton Cole, terang-terangan menyebut Umuh sebagai sosok yang mendominasi tim melebihi pelatih. Hal itu diungkapkan Cole kepada Goal International.
Cole menyebutkan, Umuh terlalu ikut campur tangan di dalam tim, sampai soal pemilihan pemain untuk bertanding.

Umuh Muchtar
Umuh Muchtar.*
Namun, dua mantan pelatih Persib Bandung, Emral Abus dan Djajang Nurjaman, menjelaskan tudingan terhadap Umuh tersebut.

Emral memastikan, tak ada intervensi yang dilakukan oleh Umuh selama ia menjadi pelatih Persib di Liga 1. Namun, bila memberikan saran, Umuh memang sering melakukannya.

"Setahu saya Pak Umuh itu orang yang baik, baik kepada pemain. Beliau sebetulnya juga gak seperti itu (intervensi). Beliau menyarankan iya. Wajar kalau menyarankan, bukan memaksakan," kata Emral seperti dikutip dari Liputan6.

Senada dengan Emral, Djajang Nurjaman alias Djanur juga sempat membantah kalau Umuh intervensi tim.

"Saya klarifikasi, selama ini ada anggapan bila manajer Persib selalu intervensi tim pelatih. Kenyataanya tidak seperti yang dituduhkan," kata Djanur.

Namun, belakang ketika dimintai konfirmasi terbaru terkait pernyataan Cole, Djanur enggan memberikan komentarnya. "Saya minta maaf. Kalau pertanyaan mengarah ke sana, saya tak bisa menjawabnya." jawabnya.

Sejak menjabat manajer Maung Bandung, nama Umuh Muchtar memang tak bisa diabaikan dalam kesuksesan Persib meraih gelar juara ISL 2014. Berkat tangan dinginnya, Persib memiliki manajemen yang baik dan menjadi salah satu klub profesional di Indonesia.

Kini Umuh disanksi PSSI dengan larangan beraktivitas di sepakbola selama enam bulan. Umuh mengajukan banding. Jika banding ditolak, Umuh harus pensiun sementara mengurus Persib.

Itukah penyebab Persib kini masih belum menentukan pelatih untuk musim depan? Yang jelas, lamban mengangkat pelatih berpengaruh pada persaingan rekrutmen pemain berkualitas untuk kompetisi musim depan. 

Burukeun atuh, Sib!